Walaupun Suzuki Moncer di MotoGP 2020, Bagnaia Nilai Semua Motor Punya Level Sama

TURIN – Pembalap asal Italia, Francesco Bagnaia, menilai semua motor yang tersedia di MotoGP memiliki level yang serupa. Termasuk Suzuki yang berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP 2020 lewat pembalapnya, Joan Mir.

Bagnaia mengakui bahwa musim 2020 benar-benar tidak dapat diprediksi. Ia pun tidak bisa menjelaskan hal tersebut karena situasi di musim ini jelas berbeda sejak yang sebelumnya.

Adanya dampak pandemi Covid-19 membuat musim berjalan kecil yang hanya terdiri dari 14 seri balapan. Termausk menjalani balapan ganda di sirkuit yang sama seperti di Jerez, Austria, Misano, Aragon, dan Valencia.

“Sulit untuk mengatakannya karena situasinya tahun ini benar-benar eksentrik, ” ungkap Bagnaia, mengutip dibanding Speedweek, Selasa (8/12/2020).

Baca juga Lihat Mir dan Quartararo Sukses di MotoGP, Begini Perasaan Bagnaia

“Balapan ganda di trek yang sama, waktu dengan sangat singkat antara satu Grand Prix dan berikutnya. Musim itu cukup sulit, ” sambungnya.

Sementara itu, satu-satunya hal yang bisa membuat perbedaan merupakan ban. Pembalap berpaspor Italia itu pun mengakuinya bahwa motor yang bisa beradaptasi dengan ban Michelin, maka itu akan membuat memperlawankan.

Related articles

Comments

Share article

Latest articles

Yamaha Tunjuk Pembalap Superbike buat Gantikan Morbidelli di MotoGP Belanda 2021

Gerloff dipercaya untuk menggantikan Morbidelli dengan cedera pada balapan seri Belanda.

Tidak Mudah, Marc Marquez Menangi MotoGP Jerman 2021 dengan Bantuan Hujan

Marquez tangan hujan saat memenangkan balapan MotoGP Jerman 2021.

Terpuruk di Sirkuit Sachsenring, Valentino Rossi Berharap Banyak dalam MotoGP Belanda 2021

Rossi meminta bangkit pada balapan berikutnya, MotoGP Belanda 2021.

Newsletter

[tdn_block_newsletter_subscribe description=”U3Vic2NyaWJlJTIwdG8lMjBzdGF5JTIwdXBkYXRlZC4=” input_placeholder=”Your email address” btn_text=”Subscribe” tds_newsletter2-image=”753″ tds_newsletter2-image_bg_color=”#c3ecff” tds_newsletter3-input_bar_display=”row” tds_newsletter4-image=”754″ tds_newsletter4-image_bg_color=”#fffbcf” tds_newsletter4-btn_bg_color=”#f3b700″ tds_newsletter4-check_accent=”#f3b700″ tds_newsletter5-tdicon=”tdc-font-fa tdc-font-fa-envelope-o” tds_newsletter5-btn_bg_color=”#000000″ tds_newsletter5-btn_bg_color_hover=”#4db2ec” tds_newsletter5-check_accent=”#000000″ tds_newsletter6-input_bar_display=”row” tds_newsletter6-btn_bg_color=”#da1414″ tds_newsletter6-check_accent=”#da1414″ tds_newsletter7-image=”755″ tds_newsletter7-btn_bg_color=”#1c69ad” tds_newsletter7-check_accent=”#1c69ad” tds_newsletter7-f_title_font_size=”20″ tds_newsletter7-f_title_font_line_height=”28px” tds_newsletter8-input_bar_display=”row” tds_newsletter8-btn_bg_color=”#00649e” tds_newsletter8-btn_bg_color_hover=”#21709e” tds_newsletter8-check_accent=”#00649e” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn19″ embedded_form_code=”YWN0aW9uJTNEJTIybGlzdC1tYW5hZ2UuY29tJTJGc3Vic2NyaWJlJTIy” tds_newsletter1-f_descr_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_input_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_btn_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_btn_font_transform=”uppercase” tds_newsletter1-f_btn_font_weight=”600″ tds_newsletter1-btn_bg_color=”#dd3333″ descr_space=”eyJhbGwiOiIxNSIsImxhbmRzY2FwZSI6IjExIn0=” tds_newsletter1-input_border_color=”rgba(0,0,0,0.3)” tds_newsletter1-input_border_color_active=”#727277″ tds_newsletter1-f_descr_font_size=”eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==” tds_newsletter1-f_descr_font_line_height=”1.3″ tds_newsletter1-input_bar_display=”eyJwb3J0cmFpdCI6InJvdyJ9″ tds_newsletter1-input_text_color=”#000000″ tds_newsletter1-input_border_size=”eyJwb3J0cmFpdCI6IjEifQ==”]