Tidak Ada Keringanan Hukuman bagi Atlet yang Konsumsi Doping

STOCKHOLM – Presiden World Athletics , Sebastian Coe, mengisyaratkan tidak akan memberikan keringanan azab kepada atlet yang melanggar ketentuan doping. Coe menegaskan bahwa reputasi tidak akan melindungi atlet-atlet kelas atas daripada skorsing akibat mengonsumsi doping.

Coe juga mengingatkan di Olimpiade Tokyo tahun depan bakal jauh lebih sulit mengonsumsi zat-zat terlarang.

Sekelompok atlet-atlet top termasuk juara dunia lari 100m putra Christian Coleman dijatuhi sanksi oleh Unit Integritas Atletik (AIU) belakangan tahun ini kala badan ini berusaha memulihkan kepribadian dalam cabang olah raga dengan diganyang skandal doping.

“Saya suka beranggapan bahwa AIU telah membuktikan kepada para olahragawan bahwa kami tidak takut pada reputasi. Di mana pun terjadi pelanggaran, kami tak takut pada yang bilang ‘Oh, itu memiliki nama besar, ‘” kata Coe yang memenangkan dua medali aurum Olimpiade dari nomor 1. 500 meter putra kepada media Inggris.

Coe menyatakan AIU tak mau menyenangkan kelompok terbatas atlet. Coe mengatakan kemajuan tes doping akan membuat atlet lebih sulit menghindarkan diri dari terungkap.

Baca Juga: Daftar Istilah dalam Cabang Olahraga Atletik

“Tetapi saya kira lembaga ini telah memulihkan kepercayaan diri bahwa kita memiliki organisasi yang tanpa menikmati takut dan dengan keras sekali menyingkirkan para penipu, ” tinggi Coe.

“Yang bisa saya katakan adalah seandainya itu berbuat curang, maka ada jalan yang lebih besar mereka terungkap di Tokyo daripada kemungkinan terungkap pada Olimpiade-Olimpiade sebelumnya, ” pungkas Coe seperti dikutip Reuters.

(Ram)

Related articles

Comments

Share article

Latest articles

Diam di Masa Sulit, Valentino Rossi Bikin Franco Morbidelli Iri

Morbidelli Iri pada ketenangan Rossi di masa sulit.

Berstatus Legenda MotoGP, Valentino Rossi Tak Layak Terpuruk

Rossi seharusnya dekat dengan kemenangan dan membuat, bukan keterpurukan.

Memikirkan Markis Kido, BWF Unggah Video Mengharukan

BWF mengunggah video mengharukan demi mengenang Markis Kido.

Newsletter

[tdn_block_newsletter_subscribe description=”U3Vic2NyaWJlJTIwdG8lMjBzdGF5JTIwdXBkYXRlZC4=” input_placeholder=”Your email address” btn_text=”Subscribe” tds_newsletter2-image=”753″ tds_newsletter2-image_bg_color=”#c3ecff” tds_newsletter3-input_bar_display=”row” tds_newsletter4-image=”754″ tds_newsletter4-image_bg_color=”#fffbcf” tds_newsletter4-btn_bg_color=”#f3b700″ tds_newsletter4-check_accent=”#f3b700″ tds_newsletter5-tdicon=”tdc-font-fa tdc-font-fa-envelope-o” tds_newsletter5-btn_bg_color=”#000000″ tds_newsletter5-btn_bg_color_hover=”#4db2ec” tds_newsletter5-check_accent=”#000000″ tds_newsletter6-input_bar_display=”row” tds_newsletter6-btn_bg_color=”#da1414″ tds_newsletter6-check_accent=”#da1414″ tds_newsletter7-image=”755″ tds_newsletter7-btn_bg_color=”#1c69ad” tds_newsletter7-check_accent=”#1c69ad” tds_newsletter7-f_title_font_size=”20″ tds_newsletter7-f_title_font_line_height=”28px” tds_newsletter8-input_bar_display=”row” tds_newsletter8-btn_bg_color=”#00649e” tds_newsletter8-btn_bg_color_hover=”#21709e” tds_newsletter8-check_accent=”#00649e” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn19″ embedded_form_code=”YWN0aW9uJTNEJTIybGlzdC1tYW5hZ2UuY29tJTJGc3Vic2NyaWJlJTIy” tds_newsletter1-f_descr_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_input_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_btn_font_family=”521″ tds_newsletter1-f_btn_font_transform=”uppercase” tds_newsletter1-f_btn_font_weight=”600″ tds_newsletter1-btn_bg_color=”#dd3333″ descr_space=”eyJhbGwiOiIxNSIsImxhbmRzY2FwZSI6IjExIn0=” tds_newsletter1-input_border_color=”rgba(0,0,0,0.3)” tds_newsletter1-input_border_color_active=”#727277″ tds_newsletter1-f_descr_font_size=”eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==” tds_newsletter1-f_descr_font_line_height=”1.3″ tds_newsletter1-input_bar_display=”eyJwb3J0cmFpdCI6InJvdyJ9″ tds_newsletter1-input_text_color=”#000000″ tds_newsletter1-input_border_size=”eyJwb3J0cmFpdCI6IjEifQ==”]